SAHABAT
"SAHABAT"
Apa yang ada dipikiran anda jika anda mendengar kata itu? tentunya seseorang yang selalu mengerti, menyenangkan, menghibur, dan menerima kita apa adanya bukan? Tapi sayangnya itu tidak terjadi pada saya. saya punya banyak sahabat (sebenarnya tak tahu dibilang sahabat atau tidak). mereka selalu mengejar saya jika mereka membutuhkan saya. Apakah sahabat anda seperti itu?Dari yang saya tahu, sahabat itu pasti akan menerima kita apa adanya, jika kita kesusahan, dia tidak akan mengucilkan ataupun membiarkan kita bukan? malah sebaliknya, ia akan menghibur, mambantu, dan akan tetap menghargai kita apapun itu kekurangan yang kita punya. (tapi itu hanya setahu saya saja).Ternyata mereka tidak! mereka tidak dapat mengerti . mereka masa bodoh, tetapi jika mereka ingin sesuatu, barulah mereka mulai mendekat. oh my God!!!
ok mulai saja ke titik permasalahannya. apakah seorang sahabat pantas mengatakan "tau diri dong lo" atau "kasihan banget sih lo ... yaampun" dengan nada yang tinggi hati ia mengatakan seperti itu, apakah pantas? oh betapa menyedihkan bukan mempunyai mereka? jika anda mempunyai sahabat yang seperti itu apa sikap yang akan kalian tunjukkan? pastinya anda tidak akan bisa merasakan apa yang saya rasakan. tentunya tidak. dan tentu saja itu bukan yang pertama ia mengatakan seperti itu. tetapi sekarang terbukalah mata hati ini dan sadar bahwa mereka bukanlah "sahabat". entah apa kata yang pantas untuk diberikan pada mereka.
tetapi saya tidak mau menambah musuh lagi. saya tidak mau bermusuhan dengan mereka. kata-kata itu cukup membuat saya sadar akan arti mereka sebenarnya. dan membuat saya mengambil kesimpulan bahwa tidak akan pernah ada yang namanya "sahabat" di dunia ini. namun jika ada, mungkin itu 1 banging 1juta orang. mungkin. dan juga menyadarkan saya bahwa tidak akan ada orang yang benar-benar menerima kita apa adanya. mereka itu hanya ingin apa yang ada dari kita saja. sudah jarang sekali orang yang memiliki "kasih agape" seperti yang Tuhan Yeus lakukan pada kita. dan jika ada orang yang memang ia memiliki "sahabat" yang dapat menerima ia apa adanya, yang dapat menghargai dia, wah betapa beruntungnya dia. pasti Tuhan telah memberikan anugerah-Nya kepada orang tersebut.
tetapi saya tidak mengatakan bahwa saya tidak diberikan anugerah juga. semua orang pasti diberikan anugerah oleh Tuhan. namun tentu tidak sama yang satu dengan yang lainnya. ok sampai disini dulu yah temans. kita sambung lagi di lain waktu. see you :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar